The Stars and the light…

Di sebuah negeri yang sangat jauh…. tinggal sebuah dunia dimana penghuninya merupakan bintang – bintang yang bersinar terang kemilauan… para bintang ini mendapatkan cahayanya dari setiap kekaguman yang diberikan oleh dunia yang mereka sinari..

Adalah si Kejora, bintang yang agak kecil dari kebanyakan bintang lainnya, kejora memiliki masalah terhadap kepribadiannya yang pemalas akibatnya cahaya yang ia punya agak redup, kejora selalu merasa kecil, kurang di kagumi, dan sedikit mendapat ruang lihat agar dapat dikenali mahluk dunia yang mereka sinari… hingga dalam kesusahan hati yang di alami kejora ia pun berdoà “Yang maha pencipta, mengapa engkau berikan aku pengagum yang sedikit? hingga cahaya ini begitu redup? bahkan saat aku sendiri pun mahluk dunia tak dapat mengenaliku?… sambil tersedu sedan kejora berdoà….”

Ilustrasi Galaksi.

Tak di sangka, doa kejora pun tidak sengaja di dengar oleh bintang yang cerah berkilauan yang kebetulan sedang meng Orbit di sekitarnya ia adalah Venus, Venuspun berkata “Mengapa kamu sedih wahai kejora?” … kejora pun menceritakan kepada Venus betapa ia ingin mendapatkan cahaya yang sedikit lebih terang walau sedikit saja dalam hidupnya… Mendengar cerita sang Kejora, Venus pun menasihati sang kejora agar rajin mengitari galaksi, mengitari orbit dengan penuh semangat, meskipun lelah namun dengan maunya berusaha maka akan semakin banyak orang mengaguminya dan pasti cahaya yang dia dapat akan semakin terang sebab makin banyak orang yang mengaguminya… sejenak Kejora terdiam, dan mengaggukkan sedikit kepalanya, Akhirnya karena kebaikan hati Venus, ia pun meminjamkan sedikit cahanya kepada Kejora agar ia merasa lebih sedikit percaya diri dari sebelumnya untuk mengitari galaksi…

Mulai saat itu kejora dan Venus memulai perjalanan bersama untuk mengitari galaksi, di sepanjang orbitnya mereka berdua saling menjaga satu sama lainnya, Tanpa segan2 Venus pun senantiasa bercerita kepada setiap bintang yang ia temui di sepanjang galaksi kisah tentang si Kejora yang dahulu redup namun kini begitu bersinar kemilauan, cerita Venus yang begitu tulus dan berapi api membuat setiap bintang yang mendengarkan kisahnya menjadi ikut terlarut dan menimbulkan rasa ingin membantu si Kejora, akhirnya dengan kebaikan hati para bintang mereka secara sukarela mau meminjamkan sedikit cahaya yang merka punya untuk dipakai oleh Kejora, dan hasilnya Kejora pun semakin berkilauan…

Tapi sayang…Cahaya redup pasti akan kalah saing dengan cahaya berkilauan… Venus yang kini terlalu dekat dengan Kejora perlahan kalah kilauannya, para mahluk dunia yang biasanya melihat Venus kini berpaling kepada Kejora, akibatnya venus mulai kehilangan cahayanya, namun keadaan ini belum disadari oleh Kejora, Dalam puncak cahayanya yang berkialuan ia bertemu dengan salah satu bintang tercantik yang ada di galaksi tempat tinggal mereka yaitu Andromeda, dengan bekal keuletan dan semangat yang Kejora miliki, akhirnya Andromeda pun bersedia untuk ikut Kejora bersama mengelilingi dunia, begitu bahagianya sang Kejora dapat bersama bintag tercanrik di galaksinya hingga ia melupakan sahabat terbaiknya Venus.

Venus, yang makin lama makin tak tampak akibat kemilau Kejora dan Andomeda perlahan kehilangan kekuatan kehidupannya, kecepatan mengorbitnya semakin lambat, dan perlahan tertinggal oleh kecepatan Kejora dan Andromeda… Setelah Lama terlarut dalam kebahagiaan akhirnya Kejora pun tersentak ada yang hilang!!! Kejora baru menyadari bahwa bintang redup yang selalu mengekorinya kini tak ada lagi” Dimana Venus?”tanya kejora kepada Andromeda, “Aku tak tahu wahai kejora, lagipula untuk apa memikirkan bintang redup itu? bukankah ia hanya pengikutmu saja?” mendengar kalimat Andromeda, kejora pun tersadar, bahwa ia telah melupakan bintang yang telah membuatnya berkilau seperti sekarang ini, kejora pun berkata ” Aku akan mencari Venus, apakah kau mau ikut bersamaku wahai AndromedA?” Andromeda menjawab “Tidak, jika aku tak melanjutkan Orbitku, maka para pengagumku akan melupakanku”, dengan kecewa Kejora pun pergi mencari Venus dan meninggalkan Andromeda dengan diam tanpa kata.

Dengan tergesa2 Kejora berkeliling kesana kemari mencari sahabatnya Venus, akhirnya ia menemukan Venus tapi sayang Venus sekarang sudah tidak bergerak lagi, cahaya Venus yang biasanya warna Silver berkilau kini merah kegelapan, cahanya hidup mati,Kejora berusaha memberikan cahaya berkilau yang ia punya kepada venus, tapi sayang Venus sudah tidak dapat di tolong lagi, dalam detik2 terakhirnya venus membisikkan beberapa patah kata, dan akhirnya , meledak di pelukan Kejora…. duarrr………

Penyesalan selalu datang terakhir, itulah yang di alami kejora, dalam kehancuran hatinya ia pun melepaskan semua kemilau cahaya yang ia punya sehingga ledakan Venus yang tadinya kecil menjadi begitu terang berjuta kali lipat, kemilau cahaya yang Kejora lepaskan menerangi segala penjuru galaksidan di kenal dengan nama Big Bang… Sejenak kejora hanya menjadi meteroid biasa, ia menangis tersedu sedan teringat akan keangkuhan hatinya melupakan jasa sang sahabat, tapi… tiba2 kejora mendapatkan cahayanya lagi, walaupun tidak begitu terang namun cahaya yang kali ini terdapat pada Kejora sama persis seperti cahaya yang venus miliki, Silver berkilau, sederhana tak menyilaukan sekelilingnya, namun sangat cantik dan mudah di kenali, Kejora terdiam dan melamun, ia teringat bisikan terakhir yang dikatakan sahabatnya ” cahaya yang kita miliki bukan cuma berasal dari kekaguman mahluk dunia” … Kini kejora menyadari, cahaya yang sesungguhnya abadi ialah cahaya yang berasal dari hati, Semangat, Kerja keras, ketekunan, keuletan, itulah modal utama yang mesti ia miliki… kejora tak dapat lagi menangis meskipun ia mendapati berita bahwa, sesungguhnya memang Venus tidak memiliki waktu yang panjang untuk hidup lagi, sebab Venus merupakan Pecahan dari galaksi Bima Sakti yang berada pada tempat yang jauh dari galaksi yang Kejora saat ini Tinggali, venus sebuah Bintang kecil yang tak memiliki siapa2 di galaksi ini karena galaksinya memang sudah hancur, satu2nya sahabat yang tersisia cuma ia yaitu Kejora.

Bermodalkan hati yang baru, modal yang baru, Kejora memulai perjalanannya mengitaris semua galaksi di dunia, satu hal yang selalu ia ceritakan kepada setiap bintang yang ia temui di sepanjang perantauannya yaitu ” Tahukah anda siapa pemilik cahaya saat Big Bang terjadi? Ia adalah venus, sahabatku” … Kejora terus berlari mengelilingi segala penjuru galaksi, tak terlalu memikirkan untuk dikagumi, namun senantiasa menebar semangat ke setiap bintang redup yang ia temui .

~ the end.

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: