Manfaat Social Media untuk Orang lanjut usia

facebook

Orang yang lanjut usia akan mendapatkan dorongan mental luar biasa dari menggunakan Media social (Facebook), baru-baru ini dari hasil sebuah penelitian menyebutkan.

Selama masa penelitian, 42 orang lansia berumur 68 – 91 tahun yang tidak terbiasa dengan jejaring sosial dibagi menjadi tiga grup, : grup pertama dilatuh untuk menggunakan Facebook dan menulis post satu kali sehari, grup kedua dilatih untuk menggunakan online diary dan membuat beberapa tulisan diari yang hanya bisa dilihat oleh mereka sendiri , dan grup ketiga tidak diberikan latihan apapun tentang keduanya.

Mereka yang berpartisipasi juga akan menyelesaikan bebebrapa test kognitif sebelum dan sesudah melakukan latihan

Setelah delapan minggu, orang-orang dalam kelompok Facebook yang menghasilkan kemajuan 25 persen lebih baik daripada yang mereka lakukan pada awal penelitian pada tugas yang digunakan untuk mengukur kemampuan mereka untuk fokus pada informasi yang relevan sementara aliran informasi baru disajikan – suatu proses mental para peneliti sebut sebagai ” memperbarui informasi ” Orang-orang dalam dua kelompok lainnya tidak membaik dalam kemampuan mereka memperbarui inforasi.

Namun, kedua kelompok Facebook dan kelompok buku harian online menunjukkan perbaikan dalam seberapa cepat mereka mampu memproses informasi dibandingkan dengan kelompok yang tidak belajar untuk menggunakan situs baru.

“Bagi saya ini menunjukkan bahwa hanya dengan belajar dan menggunakan salah satu dari dua website memberikan dorongan untuk mempercepat proses seseorang dalam memperoleh informasi,” kata peneliti Janelle Wohltmann, seorang mahasiswa pascasarjana di University of Arizona departemen psikologi.

Temuan awal, dan Wohltmann masih menganalisis hasil untuk menentukan apakah ada perbedaan lagi antara kelompok. Penelitian yang lebih besar juga akan perlu dilakukan untuk mengkonfirmasi hasil.

Wohltmann berharap untuk mencari tahu mengapa hanya  Facebook saja ,bukan situs online diary yang meningkatkan kemampuan seseorang dalam menerima informasi baru.

Dia berspekulasi bahwa format Facebook, yang menunjukkan update dari kedua pengguna dan teman-nya, mungkin memainkan peran.

“Dalam tugas ‘memperbarui mental’, peserta diminta untuk terus fokus hanya pada  informasi yang paling relevan, dan melupakan bagian lain dari informasi yang  tidak relevan. Ketika Anda melihat feed berita di Facebook, informasi baru terus bermunculan dari teman Facebook, “sedangkan situs buku harian online hanya menunjukkan informasi baru yang Anda tulis, Wohltmann. “Aku ingin tahu apakah mungkin kenyataan bahwa Anda terus-menerus penyaringan melalui potongan informasi baru sementara melihat Facebook mungkin ada hubungannya dengan itu,” tambahnya.

Bagi orang-orang yang tidak ingin bergabung dengan Facebook, tugas-tugas lain mungkin memiliki efek yang sama pada fungsi otak, Wohltmann.

Studi menunjukkan bahwa ” aktif di media sosial di usia yang lebih tua membantu mempertahankan atau meningkatkan fungsi kognitif, mental, dan fisik mereka” kata Wohltmann. Belajar kegiatan baru, sukarelawan atau berolahraga adalah beberapa cara untuk tetap aktif, ia mencatat.

Temuan tersebut disajikan bulan ini pada pertemuan tahunan Society neuropsikologis Internasional di Hawaii.

Kesimpulan: Lansia yang dilatih untuk menggunakan Facebook/ media social memperlihatkan perbaikan dalam beberapa aspek fungsi kognitif mereka.

Artikel ini disediakan oleh MyHealthNewsDaily, sebuah situs saudara LiveScience.

 

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: