Untuk Indonesia

Membentuk patriot bangsa dari jiwa.

By : Robert ihsan

Teori ini saya buat atas dasar cinta terhadap tanah air dan rasa putus asa terhadap punahnya jiwa ~ jiwa patriot pembela negara pada zaman dimana saya hidup.

Titik berat yang saya soroti ialah, pemegang tanggung jawab sebagai wakil rakyat, dan pemegang tanggung jawab sebagai penegak hukum.

Solusi pertama.

Dirikan sekolah khusus ILMU TATA NEGARA REPUBLIK INDONESIA, dimana putra putri bangsa di didik dari usia 6 tahun, sampai usia 22 tahun. Sekolah ini bukan sekolah komersil, bukan pula sekolah ajang prestasi dari segi apapun, namun murni sekolah yang didirikan, dibiayai oleh negara dan lulusannya adalah untuk melayani masyarakat dengan menjadi wakil rakyat yang duduk di DPR maupun DPRD dan yang duduk di kursi kejaksaan dan kehakiman.

Solusi ke dua.

Dirikan sekolah khusus ILMU HUKUM DAN INTELEJEN NEGARA, yang memiliki sistem yang kurang lebih sama dengan sekolah yang saya sebutkan sebelumnya. Namun lulusan dari sekolah ini nantinya akan menempati posisi KEPOLISIAN, BADAN INTELEJEN NEGARA, DAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI.

Jika negara bersungguh sungguh, sesungguhnya tidaklah sulit untuk mencari bibit dari putra dan putri Indonesia, bukankah sudah kewajiban negara  untuk mendidik dan memelihara warga miskin dan yatim piatu? Didik, dan kasihi mereka, maka merekalah yang akan menjadi penyelamat bangsa tercinta ini.

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: